Kewirausahaan

Upaya mengatasi problem terjadinya banyak pengangguran dan minimnya kreatifitas dari masyarakat Indonesia, Pesantren Modern Al Barokah berusaha menciptakan santri-santri yang mandiri. Mandiri dalam segala hal termasuk salah satunya ialah menciptakan generasi usahawan. Dengan membuat program pelatihan kewirausahaan yang melibatkan langsung santri-santri sebagai tenaga pengembangnya akan membuka kemandirian, disiplin serta kreatifitasnya.

magang

santri pesantren belajar di pusat pelatihan dan pengembangan budidaya jamur tiram

Tujuan program pelatihan ini adalah menumbuhkan pola pikir santri yang berminat menjadi wirausahawan untuk menjadi ‘enterpreneur’ yang andal dan sukses. Mengajarkan santri untuk ikut terjun langsung kelapangan agar setelah menamatkan studinya di pesantren menjadi terbiasa untuk mengembangkan semua metode yang didapatkannya. Dukungan untuk mengembangkan bakatnya ialah menyediakan tempat praktikum yang real dan pelatih atau pengajar yang handal dibidangnya. Di tahun ini pesantren menyediakan pelatihan pertanian budidaya sayur bayam, sawi, kangkung akar, pepaya dan budidaya jamur tiram, pengembangbiakan jangkrik, ternak ikan, sapi dan kambing.

“Kami berharap santri-santri sejak dini bisa menumbuhkan semangat berwirausaha dimulai dari hal yang kecil seperti menanam sayur-sayuran mengerti metode bercocok tanam dilahan yang sempit serta mengerti metode memelihara ternak ikan mulai dari pertama ditabur hingga cara memanennya. Santri-santri bisa bangkit dan termotivasi, karena kondisi mereka yang masih muda dan mudah untuk di bawa diskusi secara reality dan semangat usaha yang kita ajarkan, insya Allah akan menjadi suatu modal bagi mereka” ujar Pak Lukman karyawan sekaligus petani yang memantau kegiatan santri.

peternakan sapi

Peternakan sapi milik pesantren

Sementara itu, salah satu dari santri, Gusnarwan Wi (17 tahun) menyatakan rasa senangnya dengan program pelatihan secara reality yang dilaksanakan pesantren ini yaitu berupa kewirausahaan bagi santri-santri semuannya. Sebab dengan cara ini kami bisa membangun kreatifitas kami dengan cara yang telah kami dapatkan untuk bisa bersaing kelak setelah selesai studi dari sini. “semoga dengan pelatihan ini ke depannya bisa menciptakan lapangan kerja sendiri bagi santri-santri” imbuhnya..

Share
Updated: 14 Januari 2016 — 15:19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yayasan Wakaf Al Barokah Simalungun © 2015