‘Api Komitmen’ Principal Sharing Network Ke-3, Propinsi Kalimantan Selatan

Mengingatkan dan meneguhkan kembali komitmen para pemimpin-pemimpin institusi pendidikan binaan JAPFA Foundation kepada apa yang disebut dengan Jiwa Melayani dan Memimpin dengan Hati adalah komitmen yang sudah dilahirkan bersama-sama sejak dibentuknya Principal Sahring Network (PSN). Komitmen tersebut dapat saja memudar seiring dengan tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh masing-masing Kepala Sekolah tersebut jika tidak ada tindakan proaktif dan terus menerus yang dapat menjaga agar ‘Api Komitmen’ tersebut terus menyala.

Melalui jaringan kepala-kepala sekolah binaan, JAPFA Foundation hingga saat ini telah berhasil menyelenggarakan kegiatan PSN yang ke tiga. PSN ke tiga dilaksanakan di SMK SPP Negeri Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Propinsi Kalimantan Selatan. PSN sendiri beranggotakan 13 sekolah tingkat SMK, 4 sekolah tingkat SD dan 1 sekolah pesantren.

“Kewirausahaan Sosial Berawal Dari Sekolah” adalah tema yang diusung dengan bertujuan  harapan bagi para kepala sekolah binaan JAPFA Foundation dapat; Bekerjasama untuk saling bantu dan bergotong royong mencari solusi-solusi yang berkaitan dengan isu-isu terkait peran masing-masing sebagai Pemimpin Sekolah dan Pesantren; Melahirkan kerjasama yang lebih konkrit dalam suatu program bersama yang memiliki dampak secara berkesinambungan terhadap kegiatan pengelolaan operasional sekolah dan pesantren.

Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo, di sela pembukaan Principals Sharing Network 2018, mengatakan, di antara para kepala sekolah binaan sudah terbangun komunikasi sehingga kegiatan itu bentuk dari rencana aksi tindak lanjut yang lebih konkrit.  Harapan ke depan, sekolah binaan yang awalnya belum sesuai standar kompetensinya bisa memenuhi sesuai yang dipersyarakatkan oleh Permendiknas. “Dengan demikian, ini juga akan menjadi tolak ukur keberhasilan JAPFA Foundation dalam membina sekolah-sekolah tersebut”.

Dalam Principals Sharing Network 2018, para kepala sekolah binaan JAPFA Foundation berbagi mengenai situasi dan kondisi yang terjadi di sekolah masing-masing agar para kepala sekolah mendapatkan masukan baik dari kepala sekolah lain maupun dari para pakar.

FacebookTwitterShare
Updated: 5 Februari 2018 — 10:13 am

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Yayasan Wakaf Al Barokah Simalungun © 2015